Sunday, 1 November 2026 | Suara Orang Biasa & Wirausaha Muda

Krom Bank dan Easycash Jalin Kerja Sama Loan Channeling guna Perluas Penyaluran Kredit

Krom Bank dan Easycash Jalin Kerja Sama Loan Channeling guna Perluas Penyaluran Kredit
Dokumentasi Redaksi Panaraa7 / PANARA COURSE

Krom Bank dan Easycash Jalin Kerja Sama Loan Channeling guna Perluas Penyaluran Kredit

PT Krom Bank Indonesia Tbk (Krom Bank), entitas perbankan digital di bawah naungan Kredivo Group, resmi mengumumkan langkah strategis melalui kerja sama loan channeling dengan platform pinjaman daring (Pindar) terkemuka, PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash). Kolaborasi ini tidak hanya menjadi tonggak penting bagi kedua entitas dalam memperkuat ekosistem keuangan digital di Indonesia, tetapi juga berfungsi sebagai katalisator untuk memperluas jangkauan penyaluran kredit perbankan kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus memperkuat fondasi pendanaan institusional bagi Easycash.

Dalam peta industri keuangan saat ini, strategi loan channeling telah menjadi salah satu pilar utama yang menopang pertumbuhan bisnis Krom Bank. Berdasarkan data laporan keuangan bulanan per September 2026, performa Krom Bank menunjukkan tren kenaikan yang signifikan. Total penyaluran kredit bank ini tercatat mencapai Rp11,59 triliun per Agustus 2026. Angka tersebut mencerminkan lonjakan impresif sebesar 50,4% secara tahunan (year-on-year/YoY) jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang berada di angka Rp7,70 triliun. Pertumbuhan yang agresif namun terukur ini menegaskan posisi Krom Bank sebagai pemain kunci dalam digitalisasi layanan perbankan di Indonesia.

Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan, menegaskan bahwa ekspansi jaringan mitra channeling berbasis teknologi finansial merupakan langkah taktis dan selektif yang diambil perusahaan untuk mengakselerasi penyaluran pembiayaan. Menurut Anton, kolaborasi dengan Easycash bukan sekadar upaya meningkatkan volume kredit, melainkan bagian dari visi jangka panjang Krom Bank untuk mengintegrasikan layanan perbankan ke dalam ekosistem digital yang lebih efisien.

"Sebagai bank berbasis digital, kemitraan dengan Easycash adalah wujud konkret dari strategi kami dalam mengembangkan penyaluran kredit melalui kemitraan dengan perusahaan teknologi finansial yang kredibel. Kami melihat peluang besar untuk mengoptimalkan kapabilitas masing-masing pihak dalam memperluas jangkauan layanan pembiayaan. Dalam prosesnya, kami tetap memegang teguh komitmen terhadap kualitas aset, prinsip kehati-hatian (prudent banking), serta manajemen risiko yang ketat untuk memastikan keberlanjutan bisnis," ujar Anton Hermawan.

Bagi Easycash, sinergi ini menjadi pengakuan atas rekam jejak mereka yang konsisten dalam mengelola pendanaan digital. Sejak berdiri pada tahun 2017 hingga September 2026, Easycash telah mencatatkan akumulasi penyaluran pendanaan yang fantastis, yakni menembus angka Rp103,23 triliun. Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan publik maupun mitra institusional terhadap model bisnis yang dijalankan oleh platform tersebut. Kemitraan dengan Krom Bank dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur permodalan dan diversifikasi pendanaan institusional Easycash, yang pada gilirannya akan memberikan fleksibilitas lebih bagi mereka untuk melayani segmen masyarakat yang lebih beragam.

Direktur Utama Easycash, Nucky Poedjiardjo, mengungkapkan bahwa sinergi antara bank dan penyelenggara pindar menciptakan ekosistem yang saling melengkapi dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan masyarakat, terutama bagi mereka yang belum terjangkau oleh layanan perbankan konvensional (unbanked atau underbanked).

Krom Bank dan Easycash Jalin Kerja Sama Loan Channeling guna Perluas Penyaluran Kredit

"Melalui kerja sama dengan Krom Bank, Easycash membawa pengalaman mendalam dalam penyelenggaraan layanan pendanaan digital. Kami mengandalkan pemanfaatan teknologi canggih untuk mendukung proses verifikasi dan penilaian kelayakan calon penerima dana. Harapan kami, kolaborasi ini dapat mengoptimalkan penyaluran pendanaan kepada masyarakat dengan tetap memperhatikan kemampuan pembayaran, tata kelola yang baik, serta perlindungan konsumen yang komprehensif," jelas Nucky Poedjiardjo.

Aspek krusial dalam kerja sama ini adalah pemanfaatan teknologi mutakhir untuk mitigasi risiko. Dalam skema loan channeling ini, Krom Bank bertindak sebagai penyedia fasilitas kredit yang didukung oleh modal perbankan, sementara Easycash berperan sebagai operator yang menjalankan fungsi teknis penyaluran pembiayaan melalui platform digitalnya yang responsif. Untuk menjaga kualitas portofolio kredit, Easycash menerapkan sistem yang didukung oleh Artificial Intelligence (AI), Big Data, dan Machine Learning (ML).

Sistem berbasis teknologi ini memungkinkan proses electronic Know Your Customer (e-KYC) berjalan secara real-time dan akurat. Selain itu, pemetaan profil risiko atau credit scoring bagi calon penerima dana dilakukan dengan lebih presisi. Dengan mengolah ribuan data perilaku pengguna, sistem ini mampu menentukan kelayakan kredit dengan tetap menjamin keamanan dan kerahasiaan data pribadi sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia. Langkah ini menjadi krusial di tengah meningkatnya risiko siber dan tantangan dalam menjaga kualitas kredit di sektor pinjaman digital.

Sinergi antara perbankan digital seperti Krom Bank dan platform pindar yang berizin resmi OJK ini memberikan optimisme bagi pertumbuhan ekonomi digital nasional. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya mendorong inklusi keuangan yang sehat, tetapi juga menciptakan ekosistem pembiayaan yang terukur dan berkelanjutan. Dengan adanya integrasi antara modal perbankan yang stabil dan teknologi fintech yang lincah, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah, aman, dan transparan terhadap produk-produk pembiayaan.

Lebih jauh lagi, kerja sama ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Perbankan tidak lagi berjalan sendiri, melainkan bertransformasi menjadi bagian dari rantai nilai digital yang lebih luas. Dengan menggabungkan kekuatan modal dari Krom Bank dan keahlian teknis dari Easycash, diharapkan target pemerintah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan dapat tercapai lebih cepat.

Ke depannya, baik Krom Bank maupun Easycash berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan standar pelayanan mereka. Fokus pada kualitas kredit, kepatuhan terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta inovasi berkelanjutan akan menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan nasabah dan mitra bisnis. Sinergi ini sekaligus membuktikan bahwa kolaborasi antara industri perbankan tradisional dan fintech merupakan masa depan dari sektor keuangan Indonesia yang semakin inklusif, efisien, dan modern.

Di tengah dinamika pasar keuangan yang terus berubah, langkah strategis yang diambil oleh Krom Bank dan Easycash ini menunjukkan kedewasaan industri dalam beradaptasi. Dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata, tidak hanya bagi profitabilitas kedua perusahaan, tetapi juga bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui akses pembiayaan yang lebih inklusif dan bertanggung jawab. Keselarasan visi antara kedua pihak dalam mengedepankan teknologi untuk kebaikan publik menjadi modal utama dalam mengarungi tantangan industri keuangan di masa depan.