Saturday, 31 October 2026 | Suara Orang Biasa & Wirausaha Muda

Jobstreet by SEEK Luncurkan Personalised Targeting dan Assist, Pangkas Beban Administrasi Perekrut

Jobstreet by SEEK Luncurkan Personalised Targeting dan Assist, Pangkas Beban Administrasi Perekrut
Dokumentasi Redaksi Panaraa7 / PANARA COURSE

Jobstreet by SEEK Luncurkan Personalised Targeting dan Assist, Pangkas Beban Administrasi Perekrut

Jobstreet by SEEK secara resmi memperkenalkan dua inovasi teknologi mutakhir, yakni Personalised Targeting dan Assist, yang dirancang untuk mendefinisikan ulang lanskap rekrutmen digital melalui kekuatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Inovasi ini hadir sebagai respons strategis perusahaan terhadap kebutuhan dunia kerja modern yang menuntut efisiensi tinggi, kecepatan, dan ketepatan dalam menemukan talenta terbaik di tengah kompetisi pasar tenaga kerja yang semakin ketat. Kedua fitur ini kini telah terintegrasi dalam ekosistem platform Jobstreet, memberikan solusi end-to-end bagi perusahaan untuk memangkas beban administratif yang selama ini sering menghambat produktivitas tim HR.

Peluncuran ini bukan sekadar pembaruan fitur biasa, melainkan langkah krusial dalam peta jalan transformasi digital global SEEK di kawasan Asia-Pasifik. Setelah melalui proses unifikasi platform secara global pada tahun 2023, serta pembukaan akses iklan gratis melalui model freemium pada 2024 dan pengoptimalan algoritma AI matching pada 2025, integrasi alur kerja melalui Personalised Targeting dan Assist menjadi puncak fokus operasional perusahaan di tahun 2026. Langkah ini mempertegas ambisi Jobstreet by SEEK untuk bertransformasi dari sekadar papan iklan lowongan kerja menjadi mitra strategis berbasis AI yang mampu memberikan nilai tambah lebih mendalam bagi pemberi kerja.

Fitur Personalised Targeting hadir sebagai solusi cerdas untuk memecahkan tantangan dalam menjangkau kandidat yang paling relevan. Teknologi ini bekerja dengan mempelajari kebutuhan spesifik dan pola rekrutmen unik dari setiap perusahaan, termasuk preferensi kriteria kandidat dan riwayat perekrutan masa lalu. Salah satu keunggulan paling menonjol dari fitur ini adalah indikator “Likely Interested”. Fitur ini menggunakan analitik prediktif untuk mengidentifikasi kandidat potensial yang sebenarnya belum melamar, namun telah menunjukkan sinyal ketertarikan kuat terhadap perusahaan, seperti menyimpan iklan lowongan kerja dalam kurun waktu sekitar tujuh hari setelah lowongan ditayangkan. Dengan data ini, perekrut dapat secara proaktif mendekati kandidat berkualitas yang mungkin terlewatkan oleh metode rekrutmen tradisional.

Sementara itu, fitur Assist bertindak sebagai "asisten rekrutmen" berbasis Agentic AI yang sangat proaktif. Berbeda dengan sistem otomatisasi statis, Assist mampu memberikan rekomendasi tindakan yang bersifat konkret dan kontekstual. Mulai dari penyusunan daftar pendek (shortlist) kandidat berdasarkan analisis mendalam terhadap kualifikasi, hingga melakukan pemeriksaan referensi secara otomatis, semuanya dapat dilakukan dengan lebih cepat. Tidak hanya itu, fitur ini juga dilengkapi dengan kapabilitas AI Voice Pre-screen. Teknologi ini memungkinkan sistem untuk menjalankan wawancara awal melalui suara secara fleksibel, membantu tim HR melakukan penyaringan awal tanpa harus memakan waktu berjam-jam untuk menelpon satu per satu kandidat.

Wisnu Dharmawan, Managing Director Indonesia Jobstreet by SEEK, menegaskan bahwa esensi dari kehadiran AI ini adalah untuk membebaskan tim rekrutmen dari belenggu tugas-tugas rutin yang repetitif. Dengan menyerahkan tugas administratif kepada mesin, tim HR dapat mengalihkan fokus mereka pada interaksi yang jauh lebih strategis dan bernilai tinggi, seperti membangun hubungan personal dengan kandidat dan membuat keputusan akhir yang krusial. Menurut Wisnu, rekrutmen tetaplah tentang manusia—bagaimana membangun koneksi dan memahami budaya organisasi yang tepat bagi kandidat. AI di sini berfungsi sebagai akselerator yang menangani beban kerja administratif, sementara kendali atas keputusan strategis tetap berada sepenuhnya di tangan perekrut.

Integrasi AI ini membawa dampak signifikan bagi efisiensi operasional. Dalam proses rekrutmen konvensional, tim HR sering kali menghabiskan lebih dari 60% waktu mereka hanya untuk memproses dokumen, menyaring CV yang tidak relevan, dan menjadwalkan wawancara dasar. Dengan hadirnya Personalised Targeting dan Assist, waktu yang tersita untuk tugas-tugas tersebut dapat dipangkas secara drastis. Sebagai contoh, dengan adanya AI Voice Pre-screen, perusahaan dapat memproses ratusan pelamar dalam hitungan jam dengan standar penilaian yang konsisten, sehingga meminimalisir bias manusia yang sering terjadi pada tahap seleksi awal.

Jobstreet by SEEK Luncurkan Personalised Targeting dan Assist, Pangkas Beban Administrasi Perekrut

Lebih lanjut, Jobstreet by SEEK sangat menekankan pentingnya etika dalam pengembangan AI. Meskipun teknologi yang ditawarkan sangat canggih, perusahaan memastikan bahwa seluruh proses pengembangan dilakukan di atas prinsip Responsible AI. Prinsip ini mencakup transparansi penuh mengenai bagaimana AI mengambil keputusan, keamanan data yang ketat untuk melindungi privasi kandidat dan perusahaan, serta akuntabilitas yang jelas. Selain itu, ada komitmen kuat terhadap kesetaraan kesempatan. Algoritma yang digunakan dirancang untuk meminimalisir bias, sehingga setiap kandidat memiliki peluang yang adil berdasarkan kemampuan dan relevansi mereka, bukan karena faktor-faktor yang tidak relevan.

Transformasi ini juga memberikan keuntungan bagi perusahaan dari berbagai skala, mulai dari startup yang sedang berkembang pesat hingga perusahaan multinasional besar. Bagi startup, efisiensi yang ditawarkan oleh Assist memungkinkan tim HR yang kecil untuk mengelola volume rekrutmen yang besar tanpa harus menambah staf secara signifikan. Sedangkan bagi perusahaan besar, kemampuan Personalised Targeting dalam mengidentifikasi bakat tersembunyi dapat menjadi keunggulan kompetitif yang nyata di pasar tenaga kerja yang sangat kompetitif saat ini. Data yang dikumpulkan oleh platform ini memberikan wawasan mendalam mengenai tren pasar, yang memungkinkan perusahaan untuk menyesuaikan strategi rekrutmen mereka di masa depan.

Dalam konteks pasar tenaga kerja Indonesia, inovasi ini sangat relevan. Indonesia memiliki angkatan kerja yang besar dengan dinamika pencarian kerja yang sangat cepat. Jobstreet by SEEK memahami bahwa kecepatan dalam merespons kandidat seringkali menjadi penentu apakah perusahaan akan mendapatkan talenta terbaik atau justru kehilangan mereka ke tangan pesaing. Dengan otomatisasi yang ditawarkan, perusahaan kini dapat memberikan candidate experience yang lebih baik, seperti respon yang lebih cepat dan komunikasi yang lebih terarah, yang pada akhirnya akan meningkatkan citra perusahaan (employer branding) di mata para pencari kerja.

Seiring dengan integrasi teknologi ini, Jobstreet by SEEK juga berkomitmen untuk terus memberikan edukasi kepada para pengguna platform mengenai cara memaksimalkan fitur-fitur baru ini. Perusahaan menyadari bahwa adopsi AI memerlukan pergeseran pola pikir (mindset) di kalangan profesional HR. Oleh karena itu, dukungan teknis dan panduan penggunaan disediakan untuk memastikan bahwa transisi ke alur kerja berbasis AI ini dapat berjalan mulus tanpa mengganggu produktivitas operasional yang sedang berjalan.

Ke depan, peran AI dalam dunia rekrutmen diprediksi akan terus berkembang. Jobstreet by SEEK menempatkan diri sebagai pionir yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga membentuk masa depan rekrutmen di kawasan ini. Dengan menggabungkan data global yang luas dengan pemahaman lokal yang mendalam, platform ini menjadi ekosistem yang sangat dinamis. Kehadiran Personalised Targeting dan Assist hanyalah langkah awal dari visi besar perusahaan untuk menciptakan pasar tenaga kerja yang lebih efisien, transparan, dan manusiawi melalui teknologi.

Sebagai kesimpulan, peluncuran Personalised Targeting dan Assist menandai era baru bagi rekrutmen digital. Bagi para perekrut, ini adalah alat yang akan membantu mereka bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras. Bagi para kandidat, ini adalah kesempatan untuk ditemukan oleh perusahaan yang benar-benar membutuhkan keahlian mereka. Dengan tetap menjaga sentuhan manusia sebagai elemen sentral, Jobstreet by SEEK membuktikan bahwa teknologi dan intuisi manusia dapat berjalan beriringan untuk menciptakan kesuksesan dalam dunia kerja. Melalui langkah inovatif ini, Jobstreet by SEEK semakin mengukuhkan posisinya sebagai mitra utama bagi pelaku industri dalam membangun masa depan dunia kerja yang lebih baik di Indonesia dan seluruh kawasan Asia-Pasifik. Keberhasilan integrasi ini akan menjadi tolok ukur baru bagi industri portal kerja dalam memberikan solusi yang relevan, efektif, dan berbasis data di tengah era transformasi digital yang terus bergulir dengan cepat.